SPONSOR BLOG AKU

Adsense Indonesia

Goleki (Search)

IT TELKOM TODAY

Tampilkan postingan dengan label internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internasional. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Juli 2010

Solo International Performing Arts (SIPA) 2010 Day 2

Sabtu 17 Juli 2010 aku dikasih kesempatan lagi buat liat SIPA 2010. Kali ini aku nemenin kakak 'n adeg ku nonton. Yang beda hari ini aku lewat 'n parkir di dalem kampung yang dikelilingi tembok Pura Mangkunegaran Solo. Kampung yang ada di sebelah timur istana ini ada di belakang Kavallerie Artillerie, otomatis aku berarti lewat di belakang panggung. Di belakang panggung itulah aku sempet liat pada delegasi 'n panitia sibuk buat show. Cuma sebentar aja bisa liat delegasi2nya karena abis itu disuruh pindah oleh panitia. Untuk menghormati para delegasi katanya.

Today engga hanya 6 ato 7, tapi ada 8 delegasi yang akan tampil yaitu dari Bandung,Solo,Jerman,Kutai,Timor Leste, Bali, dan 2 sisanya aku ngga tau karena aku dah harus pulang. Untuk lengkapnya kamu bisa liat di sini...

Sama seperti hari sebelumnya, penampilan dari delegasi luar negeri kurang memuaskan para penonton. Mungkin, mungkin sense seni masyarakat kita beda dengan mereka. Buktinya waktu Jerman tampil dengan cuma nari-nari di dalem selendang ato kain, para penonton ribut sendiri..katanya "Itu mbaknya ngapain sih?" ada juga yang bilang "Eh tolong dibantu tuh mbaknya..kesian diselendangnya ada batu". Dari Timor Lest juga cuma sebentar doang mainnya.

Tapi lumayan juga sih sebenernya...don't forget to visit Solo deh pokoknya...

see also: http://www.ittelkom.ac.id/

Minggu, 04 Juli 2010

Esperanto? Apa itu...? Part 3, the Final

Lanjutan dari Sini...

"94th World Congress of Esperanto

Pekan lalu, di kota ini pekan kemarin berlangsung perhelatan 94th World Congress of Esperanto (Esperanto: Universala Kongreso), sekaligus peringatan ultah ke-150 tahun kelahiran L.L.Zamenhof. Dalam percakapan saya dengan Pan Maciej di bulan Mei itu, kami sempat berbincang-bincang mengenai hari penting tentang Esperanto. Katanya, populasi pengguna bahasa Esperanto kian meningkat, dan bahasa itupun kian berkembang.

Di samping keuntungan untuk berkomunikasi dengan siapapun dari penjuru dunia, Esperanto mengungguli bahasa-bahasa dunia lainnya karena dapat dipelajari 10 kali lebih cepat! Bahasa Esperanto dibentuk dengan dasar tata bahasa yang dipunyai oleh bahasa-bahasa dunia lainnya. Yang penting, tidak rumit, gampang membacanya dan menghapalnya.

Dan tentu, enak didengar. Bacalah seperti apa yang tertulis. Dan, dengan menggunakan bahasa ini Anda dijamin kedengaran agak ilmiah! Bahasa ini menjadi cepat popular di dunia, dan berhasil menerbitkan majalah pertama pada tanggal1 September 1889, yang kemudian pada tahun 1954 mendapat pengakuan UNESCO.

Katanya lagi, dengan Esperanto maka Anda akan berteman dengan orang-orang dari seluruh dunia dan dengan latar-belakang perbedaan budaya apapun. Tidak usah khawatir, pengguna bahasa unik ini terdapat di seluruh dunia. Esperanto mengeluarkan Buku Saku, yang disebut “Pasporta Servo” Buku Saku itu (http://www.tejo.org/ps) memuat sekitar 1000 alamat Esperantists, atau orang-orang pengguna bahasa Esperanto, di lebih dari 80 negara. Mereka juga dengan senang hati menerima Anda menjadi tamu, tanpa membayar akomodasi! Solidaritas yang cukup tinggi, di tengah-tengah langkanya orang yang peduli kepada tetangganya sekarang ini.

Apa tujuan Esperanto?

Para Esperantists percaya, dengan menggunakan satu bahasa yang dimengerti bersama, maka akan tercipta perdamaian dunia. Memang, adakalanya bahasa yang menjadi symbol chauvinisme menimbulkan arogansi yang kurang berkenan di hati orang lain. Esperanto tidak mengklaim keunggulan Chauvinisme itu, dan bukan bertujuan akan menghapuskan bahasa-bahasa dunia. Tetapi, dia lahir untuk menciptakan kesamaan, sama rata dan sama rasa. Katanya, jika kita menjadi komunitas salah suatu bahasa internasional, maka bangsa pemilik bahasa itu akan menganggap kita berada di bawah ‘pengaruh’ budaya mereka. Orang-orang Esperanto menyebut ini sebagai“language imperialism”.

Esperanto tidak untuk menghapus bahasa ibu. Tujuannya adalah menjadikan Esperanto sebagai bahasa kedua bagi siapapun. Esperanto memiliki markas besar sejak tahun 1955 di Rotterdam, yang disebut Universala Esperanto Asocio [World Esperanto Association] yang berdiri sejak tahun 1908 dan baru memperingati keberadaan seabad pada tahun 2008 yang lalu. Di Rotterdam pada saat itu juga diselenggarakan kongres, dengan berbagai kegiatan linguistik.

Kongres itu sendiri baru dimulai pada tahun 1905 yang berlangsung setiap tahun, kecuali pada saat dua kali perang dunia (1915 dan 1945). Sebelumnya, kongres pernah diselenggarakan di berbagai kota di Inggeris, tahun 1907 (Cambridge), 1926 (Edinburgh), 1930 (Oxford), 1938 (London), 1949 (Bournemouth), 1961 (Harrogate), 1971 (London), 1989 (Brighton), dan, tahun 2009 ini di Białystok. Seperti pada pekan lalu di Białystok, kongres diisi dengan berbagai kegiatan, seperti percakapan, kuliah, konser, drama, dan wisata yang seluruhnya menggunakan bahasa Esperanto.

Seperti percakapan saya dengan Pan Maciej tadi, memang terasa nyaman berbicara langsung dengan orang dari seluruh dunia tanpa kewajiban kita untuk mempelajari bahasa mereka. Jadi, Esperanto lebih dirasakan manfaatnya untuk pergaulan. Dan, dunia pun menjadi damai, begitulah harapan kaum Esperantis.

Meskipun para pengguna bahasa Esperanto akrab satu dengan lainnya tanpa basa-basi, tetapi saya tidak menganjurkan Anda menyapa seorang gadis di sana dan mengatakan: “Mi amas vin“, yang artinya “I love you“. Gadis itu tetap seorang manusia dengan perasaannya, dan kultur pun memainkan peranan di sini. Saya tidak menjamin Anda berhasil!

Warsawa, 3 Agustus 2009 "

see also : http://theobrian.wordpress.com/

http://www.ittelkom.ac.id/

Bahasa Esperanto? Apa itu...?

Kebanyakan orang begitu dengar kata "Esperanto" pasti langsung kepikiran..." Itu bahasa Spanyol ya?"...Yep! Bukan! Esperanto bukan bahasa Spanyol karena sebenarnya Esperanto adalah bahasa artifisial atau bahasa yang dibuat oleh seseorang. Berikut aku kasih cuplikan dari 2 sumber berbeda untuk tau dan belajar bahasa itu:

Apa itu Esperanto? Check di sini!

Pingin Belajar Esperanto? Pencet ini! atau di Sini

Dan ini ada cerita dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Warsaw,Poland yang bakal aku buat bersambung..hehe:

" Oleh: Hazairin Pohan

PEKAN lalu, 2000 orang dari 63 negara ambil bagian dalam 94th World Esperanto Congres yang berakhir Sabtu (1/8) di Białystok, di timurlaut Polandia. Białystok, kota kelahiran pencipta bahasa dunia Esperanto seorang ahli mata Polandia, Ludwik Zamenhof, kali ini dipilih menjadi tuan rumah kongres dunia tahun 2009, sekaligus memperingati hari kelahiran sang jenius yang ke-150 tahun. Melalui bahasa internasional ciptaannya, Zamenhof telah menciptakan instrumen khusus untuk komunikasi internasional yang netral, demikian resolusi dihasilkan oleh kongres itu.

Para peserta kongres menyatakan Zamenhof wajar mendapat perhatian khusus tidak saja sebagai penciptanya tetapi sebagai seorang yang berjuang untuk terciptanya persaudaraan tulus sesama rakyat di dunia yang didasarkan pada pengertian timbal-balik sepenuhnya. Zamenhof juga berupaya untuk menghapuskan kebencian yang mungkin timbul karena perbedaan agama dan prasangka rasial serta penolakan terhadap perang sebagai cara untuk menyelesaikan konflik. "

Lanjut di sini...

also click : http://theobrian.wordpress.com/

http://www.ittelkom.ac.id/